Video Bullying Anak Berkebutuhan Khusus oleh Mahasiswa Dikecam Publik

Bahkan video ini sudah terdengar sampai istana loh!

Video Bullying Anak Berkebutuhan Khusus oleh Mahasiswa Dikecam PublikInstagram/@thenewbikingregetan

Line IDN Times

Kali ini dunia pendidikan Indonesia kembali menjadi pusat perhatian bangsa indonesia karena dihebohkan suatu video yang menayangkan suatu perilaku yang tidak terpuji. Suatu perilaku yang tidak terpuji ini diperlakukan oknum mahasiswa yang melakukan aksi bully terhadap rekan mahasiswanya sendiri yang salah satu korban bully tersebut adalah mahasiswa anak berkebutuhan khusus. 

Bukan itu saja. video yang tersebar luas di berbagai media sosial ini menjadi perbincangan hangat dari sudut pandang dari berbagai orang akan aksi oknum mahasiswa tersebut, bahkan video ini sudah terdengar di Istana Kepresidenan dan menjadi sorotan dari Menteri Sosial sendiri. 

Diketahui, video aksi bullying terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus itu terekam dan menjadi viral di media sosial sejak Sabtu (15/7).

Postingan inilah yang menjadi viral di medsos dan menjadi sorotan publik.

Menurut informasi, video aksi bully tersebut pertama kali ramai diposting oleh akun gosip @thenewbikingregetan. di dalam video di akun tersebut tidak lupa menulis detail tentang latar belakang kejadian bullying oleh oknum sejumlah mahasiswa. Inilah penjabaran secara lengkap oleh akun tersebut:

Pembully an yg terjadi kepada anak "Maaf AUTIS" dikampus GUNADARMA oleh teman2 nya
Diketahui bahwa XXX hampir setiap hari menerima bully an oleh teman2 kampusnya. .
Hari ini XXX merasa sangat kesal, maka dari itu dia melemparkan tempat sampah kearah para pembully
.
Ckckckck Kalo Orang songong kayak Koplo di bully seIndonesia sih gpp...
Tapi kalo anak special seperti ini (yg tidak bersalah, kenapa harus di bully?) ????????????????
Siapa tau ada yg kenal sama @Arvinarissdisitu yg tega ngebully XXX si anak spesial ini termasuk @jullliocrazy yang memvideokan serta gerombolan yang tepuk tangan, tolong bisikan di telingannya pelan pelan..terus bilang "kalian endesoooo!!!!"
Semoga ada tindakan dari kampusnya.. ????????????

Berdasarkan caption yang dituliskan dalam postingan tersebut, kejadian ini terjadi di Universitas Gunadarma, Jakarta. 

Selain itu, Akun gosip Lambe_turah pun ikut merepost berita tersebut.

Bahkan video tersebut sudah disebar beberapa akun gosip di instagram lainnya salah satunya akun instagram bernama @lambe_turah dengan caption seperti ini

Dari Vidio yang di posting di story @jullliocrazy
.
Terjadi pembullian atas teman yang istimewa
.
Seperti info yang di dapatkan bahwa setiap hari teman Minceu hampir selalu menjadi bahan bullian
Disuruh menyanyi di depan kelas setelah selesai mata pelajaran
Dan belum puass juga masih di bully di luar kelas
.
Untuk pelaku di vidio ini @arvinariss@huseinnasyim ngapain tong hapus hapus postingan toh bentar lagi komuk akan menyerbar juga
Dan buat kaliaaaan semuaaa yang selama ini cuma jadi penonton dan ikutan tertawa semoga kalian bahagiaaaaa
.
Berani bully jangan teman istemewaaa minceu
Sini bully minceu tong
Bully minceuuuu ????????????
.
Buat bapak ibu dosen di kampus
Minceu titip teman istimewaaaaa yaa
Buat teman teman kampus babang farhan
Tolong jagain babang minceu yaaaaa.
Terima kasih.

Bahkan orangtua korban sangat terpukul mendengar berita ini.

Di dalam postingan tersebut, terlihat sekali orangtua korban sangat terpukul dan bahkan menangis dengan mendengar berita yang salah korban bully tersebut adalah anaknya sendiri. Bahkan orangtua juga ingin mendatangi kampus tersebut untuk minta pertanggungjawaban dari oknum mahasiswa yang melakukan aksi bullying kepada anaknya.

Diketahui, korban bullying dilakukan oleh beberapa oknum mahsiswa tersebut bernama Muhammad Farhan yang tampak diperlakukan tidak wajar oleh sekelompok mahasiswa.

Memang terlihat jelas, dalam video tersebut seorang mahasiswa berkebutuhan khusus atau autis yang mengenakan jaket abu-abu dan menggendong tas ransel. Ia dikepung 3 mahasiswa laki-laki. Satu orang terlihat menarik tas ransel pemuda tersebut hingga membuatnya tak bisa berjalan. Sedangkan 2 orang lainnya berdiri di depan si pemuda.

Korban terlihat berusaha berjalan, namun langkahnya melambat karena si pelaku terus menarik tasnya. Parahnya, para mahasiswa di sekitarnya hanya menonton aksi tersebut. Korban bully ini mencoba melawan, namun justru ditertawakan oleh para mahasiswa yang menonton. Bahkan lebih ironi lagi, beberapa mahasiswa yang menonton tersebut mendukung dengan cara menyoraki dan bertepuk tangan.

Dengan viralnya video tersebut, Mensos ikut geram dan angkat bicara.

Dilansir dari laman kumparan.com, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta pihak kampus memberi sanski tegas kepada para pelaku bully terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus. Undang-Undang Penyandang Disabilitas, menurut dia, menjunjung tinggi hak-hak penyandang disabilitas, salah satunya pendidikan.

"Mudah-mudahan kita tidak sekadar prihatin. Saya mendorong merekomendasikan supaya kampus memberi sanksi pada pelaku dan memberikan keberpihakan secara resmi kepada korban bullying," kata Khofifah usai memperingati Hari Anak Nasional di Jakarta, Minggu (16/7).

Video mahasiswa berkebutuhan khusus di-bully oleh teman-temannya, viral di media sosial. Ketika bully terjadi, beberapa mahasiswa lain yang melihat, hanya membiarkan.

Khofifah meminta lingkungan keluarga dan sekolah tidak menganggap enteng kasus bullying. "Karena ada yang tidak tahan lalu bunuh diri," kata dia.

"Tim terdekat itu guru di kelas. Mudah-mudahan mereka mau turun tangan," kata Khofifah.

Bukan itu saja, bahkan pihak Istana ikut tanggapi bullying terhadap mahasiswa berkebutuhan khusus.

Dilansir dari laman kumparan.com, Istana pun ikut berkomentar. Melalui Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Istana menyesalkan terjadinya pembullyan itu.

"Ya mestinya pembullyan itu tidak terjadi lagi. Tapi kan itu biasanya di sekolah, di kampus," kata Teten Masduki usai acara peresmian Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Pancoran, Jakarta, Minggu (16/7).

"Ya mungkin itu wilayah dari sekolah atau kampus, bagaimana membangun kesadaran bersama di kalangan civitas akademika, mahasiswa, kepala sekolah, guru dan siswa," lanjut dia.

Teten berharap agar pembullyan semacam ini tidak terjadi lagi. Jadi dijelaskan Teten, hal ini lebih ke persoalan standar etika.

"Semua untuk tidak lagi melakukan pembullyan. Jadi ini saya kira lebih ke standar etika, terus respek terhadap sesama," ucap Teten Masduki. Ditambahkan dirinya, bahwa ini lebih kepada civic education.

Bagi yang penasaran apa yang dilakukan oleh oknum mahasiswa tersebut, Inilah cuplikan video yang viral tersebut.

Inilah video aksi bullying tersebut.

Dengan melihat video tersebut, bagaimana tanggapanmu? Semoga hal ini tidak pernah terjadi lagi ya!

Zother Veregrent

[If a writer falls in love with you, you can never die] -Penulis Sastra Rasa Counselor-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Read More
ARTIKEL REKOMENDASI