#MillennialsMemilih

Sadar Tidak Kalau 9 Hal Ini Hilang Saat Kita Hampir Memasuki Usia 30-an eveboo.com

Sadar Tidak Kalau 9 Hal Ini Hilang Saat Kita Hampir Memasuki Usia 30-an

Kesibukan membuat kita tak sadar akan hal-hal yang hilang itu

Secara tidak sadar, usia kita terus bertambah. Padahal, rasa-rasanya, baru kemarin mencecap indahnya timangan ibu, bermain lego, atau bercengkerama bersama ayah. Hari berganti hari, lamanya kita hidup di dunia disadarkan dengan keriput halus yang mulai muncul.

Di umur yang makin beranjak dewasa ini, ada banyak hal yang hilang, yang tidak kita sadari. Apalagi ketika usia kita menuju kepala tiga. Kesibukan membuat kita tak sadar akan hal-hal yang hilang itu. Ingatkah kamu dengan hal-hal itu?

1. Merayakan ulang tahun dengan ayah, ibu, kakak, atau adik pakai gaun dan topi pesta.

Dulu, kala masih usia kanak-kanak, lengkap rasanya merayakan ulang tahun bersama keluarga. Ada balon-balon, lilin, tumpeng dan kue, topi-topi ulang tahun, dan pernak-pernik lainnya. Namun, di usia yang mulai menguning ini, boro-boro merayakan ultah bareng keluarga. Ngatur waktu buat kumpul bareng mereka aja susah. Sekalinya merayakan ultah, kita pasti lebih milih bareng temen-temen di restoran atau tempat hiburan lainnya.

2. Tidur sekamar bareng kakak atau adik, lalu berantem rebutan guling.

Sekarang mereka—entah kakak atau adik—telah berkeluarga. Mungkin juga telah merantau ke luar kota. Sekalinya ketemu, udah gak bisa lagi tidur sekamar. Pasti kamarnya beda. Kalau pun sekamar, obrolannya berat. Tak ada lagi rebutan bantal atau guling. Kadang, sedih rasanya mengingat momen-momen indah itu.

3. Nonton kartun setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah, sampai lupa sarapan dan alhasil harus dipanggil ibu beberapa kali.

Surga dunianya anak SD adalah kartun. Dulu, zaman masih menyenangkan itu, kita dengan bahagia bisa santai-santai nonton kartun di televisi. Bahkan, sampai lupa kalau harus berangkat sekolah. Sekarang, boro-boro mau nonton kartun. Pagi sudah disibukkan dengan aktivitas berangkat kerja atau kuliah. Belum lagi ada telepon dari klien atau orang kantor tanya ini dan itu.

4. Sekarang kamu yang sudah merantau gak bisa lagi bawa bekal ke kantor untuk makan siang buatan ibu.

Dulu, bekal buat sekolah sudah disiapin rapi sama ibu. Menunya macam-macam dan pastinya sehat. Sekarang, kamu sudah merantau. Mustahil bisa bawa bekal masakan ibu untuk dibawa ke kantor, kecuali ibumu sedang berkunjung ke tempat tinggalmu. Sedih? Terkadang terasa begitu.

Baca Juga: Tes, Yuk! Kamu Termasuk yang Bakal Menikah di Usia 20-an atau 30-an?

5. Cium-cium adik sepuasnya karena gemas tak bisa lagi dengan leluasa kamu lakukan seperti dulu.

Mereka malu. Ya, mereka merasa sudah dewasa, bukan anak kecil lagi. Meski buatmu si adik tetaplah adik kecil yang menggemaskan, buat mereka, dicium dan diperlakukan seperti anak kecil agak memalukan. Apalagi di depan teman-temannya.

6. Atur jadwal pelajaran, masukin buku-buku ke dalam tas setiap malam. Patuh juga pada jam belajar yang ditetapkan orang tua.

Zaman dulu orang tua masih menetapkan jam belajar. Apakah sekarang masih berlaku buat kamu? Tidak. Meski dulu merasa sedikit terkekang dengan jam belajar, nyatanya sekarang kamu merindukannya. Kamu juga rindu saat-saat mengatur jadwal dan memasukkan buku-buku ke dalam tas.

7. Belanja tas, sepatu, dan buku setiap tahun ajaran baru. Milih-milih yang kira-kira gak sama kayak temen sekolah. Sekarang, kamu kehilangan banget momen itu.

Dulu setiap tahun ajaran baru kamu selalu semangat beli tas, sepatu, dan buku-buku. Kamu bisa memilih yang sesuai dengan seleramu, tentu yang gak sama dengan temen-temen sekolahmu. Sekarang, untuk beli tas dan sepatu, kamu gak harus nunggu tahun ajaran baru. Meski begitu, kamu tetap kehilangan momen yang menyenangkan itu.

8. Kirim-kiriman surat sama sahabat pena, yang sekarang gak tahu lagi sahabat penamu itu ke mana.

Entah gimana ceritanya waktu itu kamu dapet sahabat pena. Tapi, yang jelas, dialah yang berkontribusi banyak untuk membuatmu rajin menulis surat dan membeli kertas surat yang lucu-lucu. Sekarang kamu gak tahu sahabatmu itu di mana. Kalau diingat, ada hal yang rasanya hilang dari masa lalu.

9. Waktu tidur siang dan istirahat yang cukup.

Boro-boro tidur siang. Sekarang kamu malah sering begadang gara-gara banyak kerjaan. Malahan waktu 24 jam sehari itu rasanya sangat kurang buatmu. Tidur siang hanya bisa dilakukan kala weekend atau libur. Waktu istirahat pun jadi sangat berharga buat kamu.

Waktu memang terus bergulir, tapi kenangan-kenangan masa lalu tak akan pernah lepas dari ingatan. Yang bisa dilakukan hanyalah menghargai waktu yang ada saat ini agar tidak terasa sia-sia di masa mendatang.

Baca Juga: Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Berpengaruh Pada Kesuksesanmu di Usia 30-an


Bagaimana perasaanmu setelah membaca artikel ini?

  • Vote Vote
    Senang 9%
  • Vote Vote
    Sedih 61%
  • Vote Vote
    Terhibur 12%
  • Vote Vote
    Marah 5%
  • Vote Vote
    Kaget 4%
  • Vote Vote
    Terinspirasi 10%

ARTIKEL TERKAIT

About IDNtimes