"Suara tingginya boleh dibilang mengalahkan keunikan suara Adam Levine dan dunia pun setuju akan eksistensi pria asal Manado ini."

Tanpa beberapa dari kamu mungkin belum sadari, ada seorang pemuda Celebes asal Manado, Sulawesi Utara yang berhasil menembus pasar musik indie internasional sebagai front man sebuah band bernama The Temper Trap. Kalau kamu jeli, kamu pasti pernah mendengar suaranya dalam jingle iklan sebuah brand mobil ternama tanah air lewat lagu Sweet Disposition yang juga menjadi soundtrack film 500 Days of Summer.

 Ini Lho Dougy Mandagi, Vokalis Band The Temper Trap Asal Manado, Indonesia yang Mendunia 

Ini lho orangnya!                                                  

Dougy kecil tidak menempuh perjalanan hidup yang mudah hingga dapat sampai di posisi ketenarannya saat ini. Dougy merupakan anak dari pria keturunan seorang pahlawan nasional di Indonesia yang ikut berjuang merebut kemerdekaan, Arie Lasut. Di saat usianya baru menginjak 6 tahun, ayahnya wafat akibat kecelakaan pesawat bersama dua pamannya, meninggalkan Dougy dan ibunya, Dede membesarkannya sendirian.

Ini Lho Dougy Mandagi, Vokalis Band The Temper Trap Asal Manado, Indonesia yang Mendunia 

Saat itu, kakek Dougy yang jelas terpukul memutuskan untuk pindah ke Hawaii memulai hidup baru bersama istrinya dan Dougy yang tidak bisa berbahasa Inggris. Penyesuaian yang sulit pun dijalani Dougy hingga berhasil fasih berbicara hanya untuk mendapati dirinya kembali dipulangkan ke Indonesia untuk menemani sang ibu tinggal di Bali. Alhasil, Dougy pun berontak karena kesulitannya berkomunikasi dalam bahasa induk yang seharusnya fasih diucapkan oleh anak remaja dengan fisik seperti dirinya. Lagi-lagi, Dougy harus menjalani benturan budaya yang berat.

Ini Lho Dougy Mandagi, Vokalis Band The Temper Trap Asal Manado, Indonesia yang Mendunia 

Akibat sering berbuat onar dan menjadi bulan-bulanan di sekolah di Bali, sang ibu memutuskan Dougy akan lebih baik jika dipindah ke Sulawesi bersama om dan tantenya. Di sinilah, Dougy mulai berkenalan dengan musik. Beruntung juga, Dougy remaja memiliki impian, yaitu menggambar ilustrasi untuk Disney. Dengan segera, Dougy tenggelam dalam kesenangannya menggambar hingga tiba saatnya untuk kuliah dan pindah ke Melbourne, Australia mengikuti sang bunda.

 Ini Lho Dougy Mandagi, Vokalis Band The Temper Trap Asal Manado, Indonesia yang Mendunia

Sesampainya di sana, Dougy harus menerima kenyataan dirinya tidak berhasil lolos ke jurusan seni yang memang diinginkannya. Sebagai pelarian, Dougy mulai menekuni musik. Setelah lulus, Dougy tidak kunjung mendapat pekerjzzn hingga mengamen dan menjadi seniman potret di jalanan pun dilakoninya.

Setelah musik mulai mendominasi, Dougy pun berniat bergabung dengan sebuah band yang sedang mencari vokalis namun tidak lolos. Hal ini memotivasinya untuk membentu The Temper Trap, yang masih juga hanya bermain di acara-acara kecil di seluruh kota. 

Titik balik berlangsung saat lagu ciptaannya Sweet Disposition, banyak ditaksir oleh produk-produk besar untuk menjadi jingle iklan mereka. Belum lagi saat 500 Days of Summer juga memasukkan lagu ini ke dalam filmnya, kini khalayak mengenal sosoknya yang sering dikira orang Filipina ini. Alhasil, lagu tersebut pun berhasil memenangkan sejumlah penghargaan bergengsi di ajang Grammy-nya Australia, ARIA Awards.

Loading video...

Hingga kini, bersama teman-teman seperjuangan yang ikut membentuk The Temper Trap, Dougy sudah pindah dari Australia ke Inggris untuk memperlebar karir mereka lewat berbagai karya dalam album keduanya yang juga berjudul The Temper Trap ini. Yang terbaru, kamu yang ngefans sama musik EDM kudu nonton dan mendengar langsung suara Dougy dalam lagu Wasted Love racikan DJ terkemuka Steve Angello. Steve Angello secara langsung memilih Dougy yang suaranya memiliki sentuhan opera yang nge-rock agar dapat mengawinkan musik dance dengan indie. Wow, Indonesia, sudahkah kamu ceritakan soal sosok Dougy yang suatu hari berimpian menikah dan tinggal di tengah hamparan padi di Bali ini?